Wednesday, July 14, 2010

new day

Tahun ajaran baru, bikin males datang ke sekolah. Dua teman sudah disingkirkan ke sekolah lain. Yak, yang janda 2 orang itu. Sukses besar menyingkirkan janda. Rapat pembagian tugas pas bener 12 Juli kemarin, ngantuk bener bis nonton final WC.
Jadi ya, pertama principal bilang ada dua guru yg mutasi, disebut namanya, Vina ma Ibu Suri. Eh, bahkan barang-barang Ibu Suri dah habis. Barangnya Vina aja masih numpuk di mejanya. Hiks, sedih aku. Gak ada lagi temen deket di situ. Hmmm, baru nyadar juga, cerita di sini bisa jadi berkurang. Tapi mungkin bisa nunggu intrik berikutnya. Siapa ya? Rasanya setahun ini bakal normal-normal aja kyknya. Kan udah ada kelas 3, pasti pada fokus urusin anak-anak itu.
Si Bu Ani (kurikulum) jadi baik hati ke semua orang sekarang. karena musuhnya dah pada cabut. Oiya, dia pernah ditanya ma Pak Sahab, kenapa sih Ibu begitu memusuhi mereka? jawabnya: saya ini mewakili para wanita yang disakiti hatinya. Bu Suri yang cerita ke aku. Aku langsung bilang ke Bu Suri, yang diwakili tu siapa? Dia mewakili dirinya sendiri jangan-jangan. Lagian apa urusannya? Toh mereka berdua ini ga berbuat hal yang menyakiti Bu Ani. Heran deh. 
Yang jelas, dia jadi baik kemarin. Semua guru "diupayakannya" mendapat tugas yang sama, jadinya jumlah beban jamnya sama. Jadi semua diusahakan dapat "tunjangan lebih" yang sama. Yuuk mari! Kabarnya nih, ada guru sesama mapel dia yang dipindah ke sekolah kita. Dia mencak-mencak sama kabid. Katanya jamnya sudah pas. Padahal yang dipindah ke situ adalah keluarga dari bos besar. Bukan principal lho, tapi bos besar sekali, pemimpin aslinya sini hhohohohoho. Semua orang juga tau, kalau sudah keluarganya, maka tidak ada yang bisa melawannya. Kita lihat aja, apakah dia akan yang digeser??? Apakah karmanya berlaku tidak lama lagi???

Monday, June 14, 2010

Akhir Cuti Heather


Si Heather sudah 2 minggu ini kembali dari cutinya. Yang melegakan dan menyenangkan, aku ga harus berlama-lama melihatnya atau duduk seruangan dengannya. Karena yepp, dia meletakkan dirinya di ruang lain. Bukan di ruang guru, melainkan di ruang TU. Yippee!! Alasannya: ga jelas! Akhirnya jadi mudah untukku menganggapnya tidak ada.
Entah apa yang salah dengan orang ini. Yang jelas, waktu Pak Sahab marah-marahin anak-ana TU itu, terbongkar kalau si Heather sering mencari info tentang siapa saja yang "membicarakan" dirinya. Idih, dia kate dia artis gitu? Mengingat dan memabayangkan mukanya aja males, lha, kok pake ngomongin lagi??? Buang-buang waktu aja.
Ahirnya kita berkesimpulan: Oooohhh, orang ini ternyata merasa tidak aman. Selalu berpikir: apa yang mereka bincangkan tentang saya hari ini? atau: pasti mereka ngomongin saya yang jelek-jelek. Hello, sister, know your audience please! Dia ga tau, kolega-koleganya ga pernah ada yang berpikiran negatif. Yang suka bernegatif ria ya cuma dia dan sekutu-sekutunya di TU itu! Kalau begitu dia sadar dunk, kalau dirinya buruk dan memuakkan. Kok bisa-bisanya selalu ketakutan diomongin yang buruk-buruk. Atau karena dia selalu mengatakan yang buruk tentang orang, makanya dia selalu berpikir orang selalu mengata-ngatai dirinya secara negatif.
Maka sebagai "ketua genk", saya mengambil sikap dan kebetulan teman-teman setuju kalau: orang ini memang bukan orang yang normal seperti kita-kita. Maka, pahamilah beliau apa adanya. Mari tidak usah membahas tentang dirinya. Anggap dia sudah tidak ada di sini! Masalah selesai! Toh dia juga sudah pindah ke ruang TU. Bergaul dengan orang-orang yang banyak menyimpan kebencian, sama seperti dia!




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...